Pembekalan Terintegrasi Calon Lulusan Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun Bersama Disnaker Kota Madiun: Mempersiapkan Karier dan Daya Saing Lulusan

Pembekalan Terintegrasi Calon Lulusan Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun Bersama Disnaker Kota Madiun: Mempersiapkan Karier dan Daya Saing Lulusan
Universitas Bhakti Hasta Mulia (UBHM) Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja melalui kegiatan Pembekalan Terintegrasi Calon Lulusan – Session 1 yang diselenggarakan pada 3 Maret 2026 di Aula Baru UBHM, Gedung Baru Lantai 4. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dan diikuti oleh 286 peserta yang terdiri dari 102 mahasiswa Program Profesi Ners dan 184 mahasiswa Program Sarjana Keperawatan (S1).
Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari program penguatan career readiness dan employability bagi calon lulusan UBHM, khususnya dari Fakultas Keperawatan dan Kebidanan serta Fakultas Ilmu Kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi tantangan dunia kerja, sekaligus mampu membangun daya saing di era digital.
Acara secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun, Dr. Retno Widiarini, S.KM., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan lulusan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari aspek mental, profesionalisme, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan dunia kerja.
Rektor UBHM menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri dan pelayanan kesehatan.
Beliau juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara UBHM dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun dalam memberikan pembekalan kepada mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas lulusan serta memperluas peluang kerja bagi para alumni.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UBHM didampingi oleh Ketua Pusat Karier Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun, Ibu Asrina Pitayanti, S.Kep., Ners., M.Kes, yang selama ini berperan aktif dalam pengembangan program penguatan karier mahasiswa dan alumni UBHM.
Ketua Pusat Karier UBHM, Asrina Pitayanti, menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari strategi universitas dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan (career readiness). Pusat Karier UBHM secara aktif memfasilitasi berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempertemukan mahasiswa dengan dunia kerja, mulai dari pelatihan soft skills, seminar karier, hingga kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta.
Menurutnya, mahasiswa tingkat akhir perlu mendapatkan informasi yang komprehensif mengenai peluang kerja, persyaratan dunia kerja, serta strategi untuk memasuki pasar kerja secara profesional. Dengan adanya kegiatan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan setelah lulus.
Pada sesi utama kegiatan, dua narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun hadir untuk memberikan pembekalan kepada para calon lulusan.
Pemateri pertama adalah Laela Syaharotus Sabanah, S.ST, yang menyampaikan materi mengenai strategi kesiapan memasuki dunia kerja di era digital. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan digitalisasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola rekrutmen tenaga kerja.
Beliau menekankan bahwa lulusan saat ini tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan adaptasi teknologi, komunikasi profesional, serta kemampuan berpikir kritis. Selain itu, mahasiswa juga perlu memahami bagaimana membangun personal branding, menyusun curriculum vitae (CV) yang efektif, serta memanfaatkan platform digital untuk mencari peluang kerja.
Laela juga memberikan gambaran mengenai berbagai program yang disediakan oleh Disnaker Kota Madiun untuk membantu para pencari kerja, termasuk pelatihan keterampilan, bursa kerja, serta layanan informasi ketenagakerjaan.
Sementara itu, pemateri kedua Neflianty Birlian, S.E. menyampaikan materi mengenai peluang kerja dan kesiapan mental lulusan dalam menghadapi dunia profesional. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya sikap profesional, etika kerja, serta ketangguhan mental dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Beliau juga mengingatkan bahwa lulusan perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kerja tim, serta integritas sebagai nilai utama dalam dunia kerja. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk terus mengembangkan kompetensi diri melalui pelatihan, sertifikasi, maupun pendidikan lanjutan.
Kegiatan pembekalan ini diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa calon lulusan. Selama sesi berlangsung, peserta terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber. Beberapa mahasiswa juga memanfaatkan sesi diskusi untuk mengajukan pertanyaan terkait strategi mencari pekerjaan, peluang kerja di bidang kesehatan, serta pengembangan karier setelah lulus.
Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai dunia kerja, khususnya terkait dengan kesiapan mental, strategi melamar pekerjaan, serta pentingnya membangun kompetensi tambahan di luar kemampuan akademik.
Melalui kegiatan pembekalan ini, Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di dunia kerja.
Program pembekalan seperti ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami realitas dunia kerja sekaligus mempersiapkan diri secara lebih matang sebelum memasuki dunia profesional.
Ke depan, UBHM berencana untuk terus mengembangkan berbagai program penguatan karier bagi mahasiswa dan alumni, termasuk kerja sama dengan instansi pemerintah, dunia industri, serta berbagai lembaga profesional.
Dengan adanya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah melalui Disnaker Kota Madiun, diharapkan lulusan UBHM mampu menjadi tenaga profesional yang kompeten, berintegritas, serta siap berkontribusi dalam pembangunan sektor kesehatan dan masyarakat secara luas.